Saturday, May 5, 2018

Mohamed Salah Di pusaran Derby EL Clasico


Dua raksasa klub asal Sanyol Real Madrid dan Barcelona dikabarkan tengah berupaya untuk mendatangkan bintang Liverpool, Mohamed Salah pada bursa transfer musim depan. Ke dua tim itu disebut-sebut sangat menginkan jasa pria berdarah Mesir itu. Salah menampilkan performa yang apik bersama Liverpool pada musim 2017/2018.

Pria 25 tahun itu berhasil mencetak 43 gol dari 47 pertandingan bersama The Reds dimusim pertamanya setalah didatangkan dari AS Roma pada musim lalu.

PROMO MAHADEWA88 AGENT JUDI TERBESAR


agent judi terpercaya



Berkat penampilannya itu, Salah berhasil merengkuh penghargaan pemain Liga Inggris terbaik dari 2 versi yakni  Asosiasi Pemain Sepak Bola Profesional  Inggris (PFA) dan mendapat gelar serupa dari Asosiasi Wartwan Sepakbola Profesional Liga Inggris (FWA ).

Real Madrid dikabarkan berada terdepan untuk mendapatkan jasa mantan punggawa Chelsea ini.

Seperti yang dilansir dari Express, Madrid akan berupaya untuk mendatangkan Salah musim depan untuk menggantikan peran Gareth Bale yang dianggap tak memberi kontribusi bagi Real Madrid pada musim ini. Setali dengan tiga uang, Salah juga disebutkan lebih memilih bermain di samping Crstiano Ronaldo dibandingakan dengan Lionel Messi.


Di sisi lain Barcelona dikaarkan tertarik untuk mendatangkan salah untuk menggantikan peran Ousmane Dembele yang tak kunjung memberikan penampilan yang bagus bersama Blaugrana pada musim ini.

Bintang Manchester  United Yang Terlalu Cepat Dijual Van Gaal

Van Gaal,salah satu mantan pelatih the red MU(Manchester United). Tidak hanya minim trofi, dia bahkan dinilai bersalah karena melepas beberapa pemain hebat milik Setan Merah. Pada musim panas pertamanya sebagai pelatih MU, Van Gaal menghabiskan banyak uang.
Total, dana belanja pertama yang dikeluarkan The Red Devils di bawah asuhan Van Gaal mencapai 189,8 juta euro. Bahkan, sepanjang 2015 ia kembali membuat MU merogoh kocek 146 juta euro.uang sebanyak itu gagal dimanfaatkan Van Gaal untuk mempersembahkan prestasi terbaik bagi Manchester United. Di masa kepemimpinannya, hanya Piala FA 2015/2016 yang jadi persembahannya. Meski itu jadi trofi pertama sejak menjuarai Liga Inggris 2012/2013, tetap saja itu bukan prestasi yang istimewa.

Berikut adalah empat pemain yang seharusnya tak dijual Van Gaal:

Patrice Evra 
pelatih sekaliber Alex Ferguson sampai menyebutnya sebagai salah satu bek kiri terbaik di Eropa. Terlebih, Evra juga memiliki jiwa pemimpin. Sayang, kehadiran Van Gaal justru jadi akhir petualangan Evra bersama MU meski kontraknya masih tersisa satu tahun lagi.

Dibuang MU, Evra pun bergabung dengan Juventus pada musim panas 2014. Meski kepergiannya tidak dalam momen bagus, suporter tetap mengingat jasa-jasanya. Selama di MU, ia tampil dalam 379 laga, mencetak 10 gol, dan menciptakan 40 assist.

Total ia memenangkan 15 gelar bersama The Red Devils. Di antaranya adalah lima trofi Liga Inggris dan satu Liga Champions.

Angel Di Maria
Banyak kalangan yang bertanya-tanya apa alasan MU menjual Di Maria. Terlebih, saat baru tiba, pemain asal Argentina itu langsung meneken kontrak lima tahun. Servisnya cukup bagus dengan mengemas 12 assist dan empat gol.

Padahal, saat itu Di Maria harus berjuang dengan keputusan Van Gaal yang tak memainkan dirinya di posisi aslinya. Itu mengapa Di Maria sempat jadi bahan olok-olok suporter. Tapi, semuanya berbeda setelah ia jadi milik PSG.

Selama hampir tiga musim, pemain berusia 30 tahun itu telah tampil dalam 132 laga. Ia juga menyumbang 50 gol dan 55 assist, sebuah angka yang menakjubkan mengingat ia adalah penyerang sayap.

PROMO MAHADEWA88 Agen Judi Bola Terbesar



- Wilfried Zaha
Penampilannya pada musim 2011/2012 dan 2012/2013 saat Crystal Palace masih berkiprah di Divisi Championship benar-benar mengagumkan. MU pun disebut beruntung karena bisa mendapatkan talenta hebat seperti Zaha.

Sayang, kesempatan tak kunjung didapat gelandang berusia 25 tahuh itu bersama MU. Hanya empat kali ia dimainkan bersama tim utama. Tiga laga lain didapat bersama tim MU U-23. Pada akhirnya, MU meminjamkannya ke Cardiff City hingga kembali menjualnya ke Palace pada musim panas 2014.

Bersama Palace, ia kembali menemukan sentuhannya. Bahkan, penampilannya di musim ini benar-benar mengesankan di mana ia menyumbang delapan gol dan lima assist.

- Rafael da Silva
Nasib Rafael berubah setelah Van Gaal datang. Ia hanya dimainkan dalam 17 laga di musim 2014/2015. Demi menyelamatkan kariernya, ia pun memutuskan hengkang ke Olympique Lyon pada musim panas 2015.

Bersama Lyon, ia kembali menemukan kepercayaan dirinya. Jebolan akademi Fluminense itu jadi pilihan utama pelatih Bruno Genesio untuk posisi bek kanan. Belum genap tiga musim, ia sudah tampil dalam 96 pertandingan.

Kemampuan utamanya adalah driblling, passing, dan mendistribusikan bola kepada rekan-rekannya. Selama bertugas di MU, ia memainkan 169 laga. Sikapnya juga membuat Rafael jadi salah satu pemain favorit suporter MU.













 Allegri Yakin Dybala Bertahan di Juventus

Meski bermunculan spekulasi seputar masa depan Paulo Dybala, pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, cukup yakin penyerang berusia 24 tahun itu tidak akan hengkang. Munculnya rumor baru terkait ketertarikan Bayern Muenchen menghangatkan lagi perbincangan potensi transfer Dybala. Raksasa Liga Jerman tersebut dikabarkan mulai membidik striker milik Juventus, Paulo Dybala, demi meningkatkan prestasi pada musim depan. Terlebih lagi, musim ini Bayern kembali gagal menjadi juara Liga Champions seusai disingkirkan Real Madrid di semifinal.

PROMO MAHADEWA88 Agen Judi Bola Terbesar

agent judi terpercaya
Bahkan, Bayern Muenchen dikabarkan berani memberi tawaran sebesar 100 juta euro atau sekitar Rp 1,6 triliun bagi striker Nyonya Tua itu. Namun, Allegri menegaskan, Dybala merupakan pemain yang masih memiliki peran penting dalam skuad Juventus dan tak memiliki niat pindah ke klub lain. "Dybala pemain penting buat kami. Ia menjalani musim hebat dan memiliki semua yang dibutuhkan untuk menjadi salah satu pemain terbaik dunia," ucap Allegri seperti dilansir BolaSport.com dari Football Italia. "Namun, semua terserah kepadanya. Dybala fokus dan ingin memberikan banyak kontribusi buat Juventus. Saya pikir ia tidak akan pergi," kata dia. Sebelum Bayern, Paulo Dybala juga sudah dikait-kaitkan dengan dua raksasa dari Liga Spanyol, Real Madrid dan FC Barcelona.