Stadion Baru Akan Buat Milan Bangkit
Agen Judi Terpercaya : Mantan penyerang AC Milan era 1984–1987, Mark Hateley, mempercayai bahwa pembangunan stadion baru akan membuat Rossoneri kembali berjaya lagi seperti awal 90-an hingga pertengahan 2000.
Sempat meraih scudetto pada 2010-2011, kini prestasi Milan
tengah menurun akibat dilepasnya pemain kunci seperti Ibrahimovic dan
Thiago Silva. Selain itu beberapa pemain senior seperti Andrea Pirlo dan
Alessandro Nesta dibuang begitu saja, padahal kini Il Diavolo Rosso mengalami krisis kepemimpinan di ruang ganti.
Alasan manajemen Milan saat itu ingin menekan biaya pengeluarkan klub, dan manajemen mulai mencanangkan peremajaan skuad dengan diisi oleh pemain-pemain muda hasil binaan klub. Akan tetapi, sejauh ini baru Mattia De Sciglio yang mengorbit dalam gagasan youth project Rossoneri.
Kabarnya, saat ini keuangan Milan telah jauh membaik dan CEO bidang pemasaran sekaligus anak dari sang presiden, Barbara Berlusconi, akhir pekan lalu diketahui mengajukan proposal pembangunan stadion baru berkapastias 50 ribu penonton untuk Rossoneri.
Walau diyakini proses pengerjaan stadion nanti tidak akan dikebut, Hateley tetap menatapnya dengan optimisme tinggi. Sebuah proyek yang patut ditunggu, begitu katanya.
“Sebuah stadion seperti Juventus Stadium adalah proyek yang sempurna. Karena stadion seperti itu memberikan atmosfer dan sungguh tidak mengenakkan bermain di stadion kosong,” ucap Hateley sebagaimana dipetik oleh Football-Italia, Selasa (11/11/2014).
“San Siro sangat sepi dan itu menyedihkan, mereka membutuhkan stadion yang berbeda, mungkin berkapasitas 40 ribu penonton dan itu akan membuat Milan kembali bangkit,”
Lebih lanjut, pria yang kini telah berusia 53 tahun itu mengaku masih mengikut perkembangan klub yang memiliki kamp latihan bernama Milanello itu. Selain itu, ia juga memberikan pandangannya terkait kondisi tim saat ini yang dianggap tidak konsisten.
Akan tetapi, secara keseluruh pria yang dulu dengan fasih memainkan peran penyerang tengah itu mengakui masalah utama Milan adalah finansial klub. Di mana presiden Silvio Berlusconi tidak se-royal di awal kepemimpinannya dalam membeli pemain.
Alasan manajemen Milan saat itu ingin menekan biaya pengeluarkan klub, dan manajemen mulai mencanangkan peremajaan skuad dengan diisi oleh pemain-pemain muda hasil binaan klub. Akan tetapi, sejauh ini baru Mattia De Sciglio yang mengorbit dalam gagasan youth project Rossoneri.
Kabarnya, saat ini keuangan Milan telah jauh membaik dan CEO bidang pemasaran sekaligus anak dari sang presiden, Barbara Berlusconi, akhir pekan lalu diketahui mengajukan proposal pembangunan stadion baru berkapastias 50 ribu penonton untuk Rossoneri.
Walau diyakini proses pengerjaan stadion nanti tidak akan dikebut, Hateley tetap menatapnya dengan optimisme tinggi. Sebuah proyek yang patut ditunggu, begitu katanya.
“Sebuah stadion seperti Juventus Stadium adalah proyek yang sempurna. Karena stadion seperti itu memberikan atmosfer dan sungguh tidak mengenakkan bermain di stadion kosong,” ucap Hateley sebagaimana dipetik oleh Football-Italia, Selasa (11/11/2014).
“San Siro sangat sepi dan itu menyedihkan, mereka membutuhkan stadion yang berbeda, mungkin berkapasitas 40 ribu penonton dan itu akan membuat Milan kembali bangkit,”
Lebih lanjut, pria yang kini telah berusia 53 tahun itu mengaku masih mengikut perkembangan klub yang memiliki kamp latihan bernama Milanello itu. Selain itu, ia juga memberikan pandangannya terkait kondisi tim saat ini yang dianggap tidak konsisten.
Akan tetapi, secara keseluruh pria yang dulu dengan fasih memainkan peran penyerang tengah itu mengakui masalah utama Milan adalah finansial klub. Di mana presiden Silvio Berlusconi tidak se-royal di awal kepemimpinannya dalam membeli pemain.

No comments:
Post a Comment