Xavi Anggap Kekerasan Suporter Sulit Dihilangkan
Agen Bola Ter-Update : Menghilangkan kekerasan para pendukung di luar pertandingan
sepakbola, sejatinya bak jamur di musim hujan yang selalu tumbuh. Hal
ini sempat diakui gelandang Barcelona, Xavi Hernandez yang menilai sulit
membasmi kondisi tersebut.
Menurut paramedis, korban berusia 43 tahun itu menderita cardiac arrest, hiportermia, dan sejumlah cedera di kepalanya. Beberapa sumber dari rumah sakit setempat mengungkapkan bahwa si korban meninggal tidak lama setelah kejadian.
Sebanyak 11 orang lainnya juga mendapatkan perawatan cedera ringan, termasuk seorang polisi wanita yang menderita retak tulang tangan. Bentrokan itu pecah di taman parkir umum Madrid Rio, yang berada di dekat Calderon.
Melihat kejadian tersebut, Xavi begitu yakin bakal sulit untuk menghentikan kekerasan yang terjadi antara suporter. Tak lupa, gelandang veteran itu juga turut berbelasungkawa kepada para korban.
“Saya tidak tahu apakah ada cara untuk menghentikannya (kekerasan suporter). Hal-hal ini tidak boleh dibiarkan terjadi. Saya hanya ingin menyampaikan belasungkawa saya kepada keluarga (korban) dan Deportivo,” punkas Xavi kepada Sportsmole, Selasa (2/12/2014).

No comments:
Post a Comment