Ditaklukan Barca, Kapten Atletico Serang Wasit
Agen Bola Ter-Updates : Kapten Atletico Madrid, Gabi bersikeras menganggap dirinya tidak
bersalah setelah diusir keluar lapangan di penghujung babak pertama saat
menghadapi Barcelona di leg kedua perempatfinal Copa del Rey, Kamis (29/1/2015) dini hari WIB. Dengan demikian, timnya harus menerima kekalahan 2-3.
Seperti diketahui, Gabi terlibat dalam pertengkaran kecil dengan pemain Barca ketika turun minum. Akibatnya, pemain yang biasa beroperasi sebagai gelandang jangkar itu harus menerima kartu merah dari sang wasit.
Sangat disayangkan hal ini bisa terjadi, mengingat kala itu timnya tengah dalam kondisi tertinggal oleh tim tamu. Hingga akhirnya, situasi kekurangan pemain membuat Los Colchoneros kesulitan mengembangkan permainan pada 45 menit kedua.
“Ya, saya harus mengatakan tindakan itu bukan sebuah pelanggaran besar sampai diberi kartu merah. Anda bisa melihat dari tanyangan di televisi, bahwa keputusan itu sangat salah,” tegas Gabi usai pertadingan kepada Football Espana, Kamis (29/1/2015).
“Kemudian ia (wasit) berteriak kepada saya dan berkata ‘Anda harus pergi meninggalkan lapangan’. Saya tidak mengatakan apa-apa lagi padanya. Tim yang kalah jumlah pemain, jelas terlihat berbeda di babak kedua. Wasit seharusnya bisa mengambil tanggung jawab dan bisa berdialog lebih dengan para pemain,” tambahnya.
Seperti diketahui, Gabi terlibat dalam pertengkaran kecil dengan pemain Barca ketika turun minum. Akibatnya, pemain yang biasa beroperasi sebagai gelandang jangkar itu harus menerima kartu merah dari sang wasit.
Sangat disayangkan hal ini bisa terjadi, mengingat kala itu timnya tengah dalam kondisi tertinggal oleh tim tamu. Hingga akhirnya, situasi kekurangan pemain membuat Los Colchoneros kesulitan mengembangkan permainan pada 45 menit kedua.
“Ya, saya harus mengatakan tindakan itu bukan sebuah pelanggaran besar sampai diberi kartu merah. Anda bisa melihat dari tanyangan di televisi, bahwa keputusan itu sangat salah,” tegas Gabi usai pertadingan kepada Football Espana, Kamis (29/1/2015).
“Kemudian ia (wasit) berteriak kepada saya dan berkata ‘Anda harus pergi meninggalkan lapangan’. Saya tidak mengatakan apa-apa lagi padanya. Tim yang kalah jumlah pemain, jelas terlihat berbeda di babak kedua. Wasit seharusnya bisa mengambil tanggung jawab dan bisa berdialog lebih dengan para pemain,” tambahnya.

No comments:
Post a Comment