Pemain Arsenal Bikin Darah Neville Mendidih
Agen Bola Ter-Update : Badai kritik tampaknya belum menjauh dari klub asal London
Utara, Arsenal. Inkonsistensi penampilan di pentas domestik menjadi
penyebabnya. Sukses mengalahkan tim kuat macam Borussia Dortmund di
pentas Liga Champions, The Gunners justru takluk di tangan klub sekelas
Stoke City.
Ya, pasukan Arsene Wenger itu secara mengejutkan menelan pil pahit di
Britannia Stadium, akhir pekan lalu. Juara FA Community Shield 2014 itu
bahkan harus tertinggal 3-0 pada interval pertama. Laga lanjutan
Premier League pekan ke-15 itu sendiri berakhir 3-2 untuk kemenangan tim
tuan rumah.
Legenda Timnas Inggris, Garry Neville turut melayangkan kritik. Bukan untuk penampilan para pemain atau strategi sang pelatih Arsene Wenger, melainkan untuk solidaritas mereka saat berada di dalam lapangan.
Neville menilai bila para pemain Meriam London tak saling menghargai dan tak memiliki respek satu sama lain. Salah satu contoh adalah ketika pemain senior membiarkan Calum Chambers dan Hector Bellerin tanpa pengawalan.
“Itu membuat darah saya mendidih ketika melihat pemain menderita di lapangan atau pemain muda yang berjuang. Itu adalah tugas Anda mengorbankan permainan Anda sendiri dan melindunginya. Itu tugas Anda!” tegas Neville, seperti dilansir Sportsmole, Selasa (9/12/2014).
“Lupakan permainan Anda, lupakan mencetak gol, terutama bek, saya rasa mereka mendapat cacian. Mereka tidak saling menghormati satu sama lain. Meninggalkan itu bagus, tetapi meninggalkan satu sama lain tidak termaafkan. Anda tidak dapat meninggalkan rekan setim di lapangan,” tuntas eks kapten Manchester United itu.
(rin)
Legenda Timnas Inggris, Garry Neville turut melayangkan kritik. Bukan untuk penampilan para pemain atau strategi sang pelatih Arsene Wenger, melainkan untuk solidaritas mereka saat berada di dalam lapangan.
Neville menilai bila para pemain Meriam London tak saling menghargai dan tak memiliki respek satu sama lain. Salah satu contoh adalah ketika pemain senior membiarkan Calum Chambers dan Hector Bellerin tanpa pengawalan.
“Itu membuat darah saya mendidih ketika melihat pemain menderita di lapangan atau pemain muda yang berjuang. Itu adalah tugas Anda mengorbankan permainan Anda sendiri dan melindunginya. Itu tugas Anda!” tegas Neville, seperti dilansir Sportsmole, Selasa (9/12/2014).
“Lupakan permainan Anda, lupakan mencetak gol, terutama bek, saya rasa mereka mendapat cacian. Mereka tidak saling menghormati satu sama lain. Meninggalkan itu bagus, tetapi meninggalkan satu sama lain tidak termaafkan. Anda tidak dapat meninggalkan rekan setim di lapangan,” tuntas eks kapten Manchester United itu.

No comments:
Post a Comment